Tuesday, January 29, 2008

Peringkat SMA sesuai UN 2007

HASIL UJIAN NASIONAL 2007 KOTA SEMARANGPROGRAM IPA :
1. SMA NEGERI 3, Siswa : 494, Nilai UN : 26.46
2. SMA KOLESE LOYOLA, Siswa : 196, Nilai UN : 26.44
3. SMA SEMESTA, Siswa : 24, Nilai UN : 26.42
4. SMA KARANGTURI, Siswa : 115, Nilai UN : 26.18
5. SMA KRISTA MITRA, Siswa : 34, Nilai UN : 25.18
6. SMA NEGERI 1, Siswa : 277, Nilai UN : 24.99
7. SMA NEGERI 4, Siswa : 284, Nilai UN : 24.90
8. SMA NEGERI 5, Siswa : 273, Nilai UN : 24.64
9. SMA NEGERI 15, Siswa : 176, Nilai UN : 24.64
10. SMA SEDES SAPIENTIAE, Siswa : 201, Nilai UN : 24.62
11. SMA NEGERI 6, Siswa : 312, Nilai UN : 24.24
12. SMA KRISTEN YSKI, Siswa : 74, Nilai UN : 24.03
13. SMA NEGERI 8, Siswa : 164, Nilai UN : 23.90
14. SMA NEGERI 2, Siswa : 354, Nilai UN : 23.78
15. SMA PONPES NURUL ISLAMI, Siswa : 15, Nilai UN : 23.69
16. SMA NUSAPUTERA, Siswa : 16, Nilai UN : 23.57
17. SMA MATARAM, Siswa : 15, Nilai UN : 23.54
18. SMA KEBON DALEM, Siswa : 41, Nilai UN : 23.52
19. SMA NEGERI 11, Siswa : 171, Nilai UN : 23.24
20. SMA NEGERI 12, Siswa : 129, Nilai UN : 23.18
21. SMA AT THOHIRIYYAH, Siswa : 10, Nilai UN : 22.75
22. SMA CITISCHOOL, Siswa : 14, Nilai UN : 22.71
23. SMA NEGERI 7, Siswa : 168, Nilai UN : 22.65
24. SMA NEGERI 9, Siswa : 190, Nilai UN : 22.15
25. SMA NEGERI 10, Siswa : 85, Nilai UN : 22.12
26. SMA AL FATTAH TERBOYO, Siswa : 23, Nilai UN : 21.86
27. SMA NEGERI 14, Siswa : 82, Nilai UN : 21.85
28. SMA KESATRIAN 1, Siswa : 183, Nilai UN : 21.78
29. SMA WALISONGO, Siswa : 39, Nilai UN : 21.55
30. SMA GITA BAHARI, Siswa : 75, Nilai UN : 21.51

Thursday, January 24, 2008

Kecap

Kecap adalah bumbu dapur atau penyedap makanan yang berupa cairan berwarna hitam yang rasanya manis atau asin. Bahan dasar pembuatan kecap umumnya adalah kedelai atau kedelai hitam. Namun adapula kecap yang dibuat dari bahan dasar air kelapa yang umunya berasa asin. Kecap manis biasanya kental dan terbuat dari kedelai, sementara kecap asin lebih cair dan terbuat dari kedelai dengan komposisi garam yang lebih banyak, atau bahkan ikan laut. Selain berbahan dasar kedelai atau kedelai hitam bahkan air kelapa, kecap juga dapat dibuat dari ampas padat dari pembuatan tahu.
Kata "kecap", diduga diambil dari bahasa Amoy kôechiap atau kê-tsiap.

Etimologi Kecap :
Sementara Aksara Hanzi untuk kôechiap yang benar masih dipertentangkan, yakni:

* Teori 1: "kecap" artinya "茄汁": "茄" adalah karakter Hanzi untuk "terong" (labu) atau bentuk pendek "tomat" (番茄). Jadi "kecap" artinya "茄汁" atau "saus/kuah air tomat". Pengertian ini lebih cocok untuk arti ketchup dalam bahasa Inggris.
o Pelafalan modern dalam bahasa Taiwan (sangat mirip Amoy): 茄(kiô) 汁(chiap)
o Pelafalan modern bahasa Kantonis: 茄(ke4) 汁(jap1)

* Teori 2: "kecap" artinya "鮭汁": "鮭" adalah karakter Hanzi untuk "salem" (鮭魚), atau secara umum "ikan". Oleh karena itu, "kecap" artinya "鮭汁" atau "kuah ikan".
o Pelafalan dalam bahasa Taiwan modern: 鮭(kôe) 汁(chiap)
o Pelafalan dalam bahasa Kantonis modern: 鮭(gwai1) 汁(jap1)

Secara umum, kecap dapat dibuat atau diproduksi dalam usaha skala kecil atau menengah bahkan rumah tangga. Namun demikian masing masing industri kecap memiliki "bumbu rahasia" atau resep khusus sehingga rasa kecap yang dihasilkannya memiliki nilai lebih ("lebih enak") dibandingkan dengan yang lain.

Mula-mula kedelai difermentasi oleh kapang Aspergillus sp. dan Rhizopus sp. menjadi semacam tempe kedelai. Kemudian "tempe" ini dikeringkan dan direndam di dalam larutan garam. Garam merupakan senyawa yang selektif terhadap pertumbuhan mikroba. Hanya mikroba tahan garam saja yang tumbuh pada rendaman kedelai tersebut. Mikroba yang tumbuh pada rendaman kedelai pada umumnya dari jenis khamir dan bakteri tahan garam, seperti khamir Zygosaccharomyces dan bakteri susu Lactobacillus. Mikroba ini merombak protein menjadi asam-asam amino dan komponen rasa dan aroma, serta menghasilkan asam. Fermentasi terjadi jika kadar garam cukup tinggi, yaitu antara 15 sampai 20%.

Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah kedelai, garam, dan laru tempe. Kedelai direndam dalam air selama 12 jam, digiling, dan direbus selama 60 menit, ditaburi laru tempe, dijemur 5 hari. Air perebus dicampur garam, dan biji tempe dimasukkan. Setelah fermentasi selesai, saluran di bagian dasar wadah dibuka, dan cairan yang keluar ditampung. Cairan ini disebut sebagai kecap nomor 1.

Wednesday, January 23, 2008

Standard Kompetensi UN Bhs. Indonesia SMA '08



STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL)

URAIAN

1. Siswa mampu membaca dan memahami, secara kritis berbagai jenis wacana tulis teks nonsastra berbentuk grafik, tabel, artikel,tajuk rencana, laporan, karya ilmiah, teks pidato, berbagai jenis paragraf (narasi, deskripsi, argumentasi, persuasi),serta teks sastra berbentuk puisi, hikayat, cerpen, drama, novel, biografi, karya sastra berbagai angkatan dan sastra Melayu klasik.
• Memahami dan menanggapi berbagai ragam teks bacaan nonsastra dan sastra dengan berbagai teknik membaca mencakup:
-isi tersurat berbagai teks bacaan (tabel/grafik, laporan, artikel, tajuk rencana, karya ilmiah, teks pidato, dan berbagai jenis paragraf)
-pertanyaan isi berbagai teks bacaan
-ide pokok dalam artikel dan teks pidato
-fakta dan opini dalam teks bacaan
-rangkuman isi teks bacaan, tabel, dan grafik
-analisis buku biografi tokoh
-unsur intrinsik dan ekstrinsik berbagai karya sastra (sastra Melayu klasik, hikayat, novel Indonesia/terjemahan, puisi, dan cerpen)
-simpulan paragraf induktif dan deduktif.

2. Siswa mampu menulis, menyunting, dan menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran, gagasan,pendapat, perasaan, dan informasi dalam bentuk teks narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, teks pidato, artikel,proposal, surat dinas, surat dagang, memo, rangkuman, ringkasan, notulen, laporan, resensi, karya ilmiah, dan berbagai karya
• Menulis dan menyunting berbagai jenis wacana tulis mencakup:
-penyusunan dan pengembangan kerangka isi paragraf narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, persuasi, artikel, teks pidato, proposal, karya ilmiah, dan berbagai surat resmi (surat dagang, kuasa, lamaran pekerjaan, undangan, dan memo) sastra berbentuk puisi, cerpen,
-simpulan isi berita, tajuk drama, novel, naskah Melayu klasik, rencana, laporan, pidato, kritik, dan esai dengan wawancara,diskusi/seminar, mempertimbangkan kesesuaian isi dan berbagai jenis paragraf dengan konteks, kepadanan,
-rangkuman isi bacaan ketepatan struktur, ejaan, pilihan
-penulisan paragraf pola induktif kata, dan penggunaan bahasa. dan deduktif, laporan diskusi, notulen rapat, resensi buku,fiksi/nonfiksi, karya ilmiah dengan kelengkapannya, dan berbagai karya sastra (puisi, cerpen, dan drama)
- penyusunan kata menjadi kalimat, kalimat menjadi paragraf
- kalimat topik/kalimat penjelas dalam berbagai jenis paragraf, surat, teks pidato (melengkapi bagian wacana yang rumpang)
- penyuntingan/perbaikan kesalahan isi dan bahasa dalam teks mencakup penggunaan: kata baku/tidak baku, kata berimbuhan,kosa kata, pilihan kata, struktur kalimat, dan EYD
- melengkapi berbagai wacana rumpang dengan kata berimbuhan, istilah, frase, kata penghubung, majas, ungkapan,
peribahasa, konflik, dan tokoh/watak tokoh